Menekan kirim akan menyimpan setoran lalu membuka WhatsApp dengan pesan yang sudah terisi. Anda tetap menekan tombol kirim di WhatsApp.
Pendaftaran & Pembayaran
Wali mengisi formulir di landing page, lalu mengirim konfirmasi ke WhatsApp Anda. Tempel pesan itu di sini — semua kolom terisi sendiri, dan sekali tekan Sahkan santri langsung masuk buku setoran dan pembayarannya tercatat di Buku Kas.
Setiap kartu pendaftar menampilkan pesan terakhir yang dikirim dan pesan yang sebaiknya dikirim berikutnya, jadi tidak ada wali yang terlewat dibalas.
Belum diatur — isi di tab Pengaturan
Sebarkan tautan ini di grup WhatsApp wali santri, status, atau bio Instagram ma’had.
Aman dicoba: data hanya masuk setelah Anda periksa di kartu yang muncul di bawah.
Buku Kas
Semua pembayaran paket bulanan tercatat di sini — otomatis saat Anda mengesahkan pendaftaran, dan bisa ditambah manual untuk pembayaran tunai.
Daftar Santri
Jadwal Pekanan Kelas Privat & Semi-Privat
Terisi otomatis dari jadwal tiap santri. Jadwal bersifat memudahkan, namun prinsipnya sesuai kesiapan santri; bila berhalangan, diganti di waktu lain atau menambah durasi di pertemuan berikutnya.
Template Laporan
Tulis laporan sekali, pakai selamanya. Kode dalam kurung kurawal diganti otomatis dengan data setoran saat laporan dibuat.
Dipakai di tab Pendaftaran dan pada pesan tagihan ke wali. Rekening ini juga yang tertulis di landing page.
Dipakai otomatis pada landing page, pesan tagihan, dan pengingat perpanjangan paket. Ubah angkanya bila tarif berubah.
Atur sendiri nama dan jumlah waktu belajar. Baris ini yang muncul di tab Jadwal Pekanan, di pilihan waktu saat mencatat setoran, dan di jadwal tiap santri.
- Pakai WhatsApp Business resmi dari Play Store atau App Store. Aplikasi modifikasi (GB WhatsApp, FM, Yo) adalah penyebab pemblokiran nomor yang paling sering — dan yang paling sulit dibanding.
- Beri jeda antar pesan. Jangan menekan kirim beruntun ke banyak wali dalam hitungan menit. Penghitung di atas membantu Anda menjaga jumlahnya.
- Ubah sedikit isi pesannya saat mengirim ke banyak wali. Pesan yang sama persis berulang-ulang dibaca sistem WhatsApp sebagai pola penyebaran massal.
- Simpan nomor wali di kontak, dan minta mereka menyimpan nomor Anda. Percakapan antar kontak tersimpan jauh lebih aman daripada ke nomor asing.
- Jangan menyebarkan pesan promosi ke nomor yang belum pernah menghubungi Anda. Sebarkan tautan landing page di grup yang Anda sudah menjadi anggotanya, biarkan wali yang menghubungi.
- Jangan pakai aplikasi penyebar pesan massal atau layanan blast pihak ketiga yang tidak resmi.
- Jangan lanjutkan mengirim bila ada wali yang memblokir atau melaporkan. Hentikan hari itu, lanjutkan besok.
Unduh seluruh data santri, setoran, pendaftaran, buku kas, dan template sebagai satu berkas. Simpan berkala agar data Anda aman dan tidak terkunci di satu aplikasi.