Logo Kun Ahlal Qur’an
Materi Promosi Kun Ahlal Qur’an
Langkah Nol

Tautan pendaftaran

Semua naskah di halaman ini otomatis memakai tautan yang tertulis di bawah. Ganti isinya bila suatu saat Anda memakai tautan lain — seluruh naskah ikut berubah.

Saat dibagikan di WhatsApp, tautan ini otomatis tampil dengan gambar logo dan judul program.

Gambar

Poster siap posting

Empat poster dengan gaya yang sama seperti brosur Anda. Tekan Unduh PNG, lalu unggah ke status WhatsApp atau kirim ke grup.

Kalau tombol unduh tidak berfungsi di perangkat Anda, poster tetap bisa diambil dengan tangkapan layar — perbandingan ukurannya sudah benar untuk status WhatsApp dan kiriman grup.

Naskah WhatsApp

Untuk grup wali santri

Kirim yang panjang sekali saja di awal. Sisanya dipakai menyusul agar grup tidak terasa dibanjiri promosi.

Naskah WhatsApp

Status WhatsApp

Pasang bersama poster 9:16. Tulisan pendek saja — posternya yang bicara.

Naskah WhatsApp

Japri ke wali

Pesan pribadi jauh lebih berhasil daripada pesan grup. Ganti bagian dalam kurung siku dengan nama ananda dan keadaannya.

Naskah WhatsApp

Susulan & pengingat

Dipakai beberapa hari setelah pengumuman pertama, saat kuota mulai menipis, dan saat pendaftaran ditutup.

Penting

Menyebar tanpa nomor kena blokir

Nomor WhatsApp bisnis diblokir bukan karena mengirim banyak pesan, tetapi karena polanya terbaca seperti penyebaran massal. Empat aturan di bawah inilah yang membedakan keduanya.

✓Cara kerja sistem ini sudah memihak Anda. Tautan yang Anda sebar membuat wali menghubungi lebih dulu, dan setiap balasan dibuka satu per satu dari HP Anda. Arah masuk seperti ini jauh lebih aman daripada Anda yang menyapa nomor asing satu per satu.

Lakukan

  • Pakai WhatsApp Business resmi dari Play Store atau App Store, bukan aplikasi modifikasi seperti GB WhatsApp, FM, atau Yo. Aplikasi modifikasi adalah penyebab pemblokiran nomor yang paling sering — dan yang paling sulit dibanding.
  • Sebar tautannya di grup yang Anda sudah menjadi anggotanya — grup wali santri, grup asatidz, status WhatsApp. Biarkan wali yang membuka percakapan.
  • Ubah sedikit isi pesannya tiap kali japri. Sebut nama ananda dan satu hal khusus tentangnya. Selain lebih aman, pesan personal juga jauh lebih berhasil.
  • Beri jeda dan batasi jumlahnya. Kira-kira 15–25 japri baru per hari sudah cukup, disebar sepanjang hari, bukan sekaligus dalam sepuluh menit.
  • Simpan nomor wali di kontak dan minta mereka menyimpan nomor Anda. Percakapan antar kontak tersimpan dibaca sistem sebagai hubungan yang wajar.

Jangan

  • Jangan kirim pesan promosi ke nomor yang belum pernah menghubungi Anda. Inilah pola yang paling cepat memicu laporan dan pemblokiran.
  • Jangan pakai aplikasi atau jasa blast. Pengiriman massal otomatis terdeteksi dari kecepatan dan keseragamannya.
  • Jangan kirim teks yang sama persis ke puluhan nomor berturut-turut, termasuk menyalin-tempel naskah dari halaman ini tanpa mengubah apa pun.
  • Jangan lanjutkan hari itu bila ada yang memblokir atau melaporkan Anda. Berhenti dulu, lanjutkan besok.
  • Jangan langsung ganti nomor kalau kena blokir. Nomor baru yang langsung dipakai mengirim banyak pesan justru diblokir lebih cepat.
!Kalau nomor terlanjur diblokir. Ajukan banding dari dalam aplikasi WhatsApp itu sendiri — Setelan → Bantuan → Hubungi kami — dan jelaskan bahwa nomor dipakai lembaga pendidikan untuk berkomunikasi dengan wali santri yang menghubungi lebih dulu. Sambil menunggu, alihkan pendaftaran ke nomor lain lewat tab Pengaturan di Buku Induk, dan hentikan semua japri selama beberapa hari.
Rencana

Jadwal sebar 7 hari

Urutan yang bekerja untuk lingkungan ma’had: mulai dari pengumuman resmi, lalu penjelasan, lalu dorongan pribadi, ditutup dengan batas waktu.

◆ Pesan pribadi yang menentukan. Pengumuman grup membuat wali tahu; japri di hari ke-4 dan ke-5 yang membuat mereka mendaftar. Sisihkan 20 menit untuk mengirim japri ke wali yang anaknya paling siap ikut bimbingan.
Pengembangan

Untuk kelas online nanti

◆ Semua materi di halaman ini masih tertuju khusus ke wali santri MTH Ma’had Al Faruq Pekaja. Ketika kelas online untuk umum dibuka, materinya perlu dibuat terpisah — bahasanya harus memperkenalkan lembaga dari nol, menjelaskan cara belajar jarak jauh, dan menjawab keraguan orang yang belum pernah bertemu ustadznya. Halaman ini bisa ditambah tab baru untuk itu tanpa mengganggu materi yang sudah ada.